Press Release

Press Realease : Mewaspadai Inflasi Pangan

Tim Peneliti INDEF | 15/11/2018

Setiap menjelang akhir tahun acap kali harga pangan mengalami lonjakan. Harga bahan pangan biasanya mulai merangkak naik di bulan November, sebelum mencapai puncaknya di Desember. Kondisi ini membuat capaian inflasi volatile food (barang bergejolak) di Oktober 2018 sebesar 0,17 persen mtm tidak cukup menjadi indikasi akan stabilnya harga pangan hingga penghujung tahun.

Baca »

Diskusi Publik : Ketimpangan di Era Otonomi

Tim Peneliti INDEF | 07/11/2018

Otonomi daerah bertujuan untuk menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia seperti yang tercantum dalam sila ke-5. Namun penerapan otonomi justru menyebabkan semakin melebarnya ketimpangan (Indeks gini) di Indonesia. Indeks Gini di Indonesia terus meningkat hingga mencapai nilai 0,41 pada tahun 2011. Melihat kondisi ini, INDEF melakukan kajian untuk mencari faktor yang menyebabkan hal tersebut dengan menganalisis data yang mencakup 33 provinsi pada periode tahun 2006-2016.

Baca »

Diskusi Bulanan: RAPBN 2019 - Realistis VS Populis

Tim Peneliti INDEF | 29/08/2018

Merayakan ulang tahun ke-23, INDEF menyelenggarakan diskusi publik bertema RAPBN 2019: Realistis vs Populis. Di tengah situasi ekonomi global yang senantiasa tidak pasti dan tahun politik yang sedang dijalani, strategi anggaran yang fokus pada upaya menjaga kredibilitas dan keberlanjutan fiskal mutlak diperlukan guna mencapai tujuan jangka panjang yang lebih baik, tidak sekadar kepentingan politik jangka pendek. Pada titik inilah urgensi INDEF sebagai lembaga riset independen menyampaikan sejumlah tanggapan kritis atas RAPBN 2019 yang sedang dibahas di DPR. 

Baca »

Mau Kemana Industri Hasil Tembakau Pasca PMK 146/2017

Tim Peneliti INDEF | 13/08/2018

Industri Hasil Tembakau (IHT) memiliki rantai bisnis yang luas sehingga menciptakan nilai tambah sekaligus lapangan kerja. Di tengah ketergantungan impor bahan baku, IHT masih mampu menyerap bahan baku lokal (tembakau dan cengkeh) yang cukup besar. IHT satu-satunya industri yang paling besar kontribusinya bagi pendapatan negara melalui cukai dan pajak lainnya. Cukai merupakan penerimaan negara terbesar ketiga, dan 95 persen berasal dari Cukai Hasil Tembakau (CHT). 

Baca »

Nasib Ekonomi Pasca Pilkada

Tim Peneliti INDEF | 03/07/2018

Dinamika politik seperti Pilkada serentak kerap kali dianggap sebagai ‘batu sandungan’ akselerasi ekonomi, seiring meningkatnya eskalasi ketidakpastian sehingga terjadi aksi “wait and see”. Di sisi lain, Pilkada juga dapat bernuansa optimisme membawa angin perubahan dan menjadi mesin pendorong perekonomian di daerah.

Baca »

Rente Ekonomi Impor Pangan

Tim Peneliti INDEF | 17/04/2018

Meskipun julukan negara agraris telah cukup lama disematkan kepada Indonesia, faktanya sampai saat ini berbagai kebutuhan pangan masyarakat masih ‘perlu’ didatangkan dari luar negeri. Tidak hanya sekedar impor gandum yang susah diproduksi iklim tropis, namun mulai dari impor gula, kedelai, bawang putih, daging, beras dan yang lain mengalami peningkatan.

Baca »

Menggugat Produktivitas Utang

Tim Peneliti INDEF | 21/03/2018

Utang Indonesia dalam tiga tahun terakhir mengalami pertumbuhan cukup pesat, karena nota bene utang merupakan tambahan modal guna meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan. Namun, apakah utang tersebut membuahkan hasil yang baik bagi pembangunan Indonesia?

Baca »

Mampukah Pemerintah Jokowi-JK Ciptakan Lapangan Kerja

Tim Peneliti INDEF | 20/02/2018

Masyarakat perlu mengevaluasi berjalannya pemerintahan Jokowi-JK, salah satu hal yang sangat penting untuk dievaluasi adalah penyerapan tenaga kerja. Lantas, bagaimana perkembangannya selama ini?

Baca »

Mewaspadai Gejolak Pangan dan Energi 2018

Tim Peneliti INDEF | 25/01/2018

Awal 2018 perekonomian Indonesia diwarnai dengan dinamika harga pangan dan energi yang berpotensi menjadi ‘batu sandungan’ bagi upaya akselerasi perekonomian.

Baca »

Kualitas Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

Tim Peneliti INDEF | 10/11/2017

Tujuan akhir dari pembangunan Indonesia adalah mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Berbicara kesejahteraan sangat berhubungan dengan bagaimana proses pembangunan ekonomi direncanakan, dilakukan, dan dirasakan oleh seluruh elemen bangsa.

Baca »

Menakar Stimulus Fiskal di Tahun Politik: Catatan Kritis RAPBN 2018

Tim Peneliti INDEF | 18/10/2017

Perekonomian Indonesia 2018 diharapkan dapat tumbuh lebih tinggi dan merata, di tengah perhelatan pesta demokrasi di berbagai daerah.

Baca »

Menyoal Polemik Beras

Tim Peneliti INDEF | 27/07/2017

Menanggapi Polemik Beras saat ini, INDEF mencoba mengurai persoalan ini dari sisi fundamentalnya, yaitu efektifitas kebijakan dalam mencapai tujuan.

Baca »

Tanggapan PERPPU No. 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan

Tim Peneliti INDEF | 08/06/2017

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan demokrasi, transparansi menjadi salah satu isu global yang harus terus dikembangkan. Sungguh pun demikian, prinsip transparansi ini juga harus disertai kesetaraan (equality) informasi.

Baca »

Dua Tahun Nawacita: Lampu Kuning Daya Saing

Tim Peneliti INDEF | 20/10/2016

Dalam sembilan agenda utama Pemerintahan Jokowi-JK atau nawacita, beberapa poin bersentuhan langsung dengan aspek ekonomi. Setelah dua tahun agenda ekonomi tersebut dijalankan, INDEF menilai implementasi nawacita di bidang ekonomi masih jauh dari harapan.

Baca »

Evaluasi Kebijakan Pangan di Masa Pemerintah Jokowi-JK

Tim Peneliti INDEF | 10/07/2016

Pada awal Pemerintahannya tahun 2014, Pemerintahan Jokowi-JK menargetkan swasembada sejumlah komoditas pangan strategis, antara lain padi, jagung, kedelai, dan gula, dapat tercapai dalam waktu tiga tahun. Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai tidak sejalan dengan hasilnya.

Baca »